Kamis, 02 Juni 2016

Metabolisme Sel

Standard
Metabolisme sel adalah reaksi biokimia di dalam sel yang memungkinkan suatu organisme untuk merespon, mengekstrak energi, tumbuh, berkembang biak serta mempertahankan dirinya. Metabolisme dibagi menjadi dua: katabolisme dan anabolisme.

·         Katabolisme
Reaksi pemecahan senyawa kimia kompleks menjadi senyawa kimia yang lebih sederhana. Reaksi katabolisme termasuk reaksi eksoterm karena dalam reaksi ini terjadi pembebasan energi kalor. Katabolisme dibagi menjadi dua reaksi:
§  Respirasi (aerob)
C6H12O6 + 6 O2 à 6 H2O + 6 CO2 + Energi (688 kkal) (38 ATP)


Respirasi glukosa melalui 3 tahapan: glikolisis, siklus kreb, transpor elektron.

a.       Glikolisis
Proses pemecahan glukosa menjadi dua molekul asam piruvat dengan reaksi biokimia menghasilkan ATP dan NADPH. Dibagi menjadi dua fase:
§  Fase Investasi Energi
§  Fase Pembayaran Energi


b.      Dekarboksilasi Oksidatif
Merupakan reaksi penghubung (junction) antara glikolisis dengan siklus krebs. Saat memasuki mitokondria melalui transpor aktif, piruvat hasil dari glikolisis harus diubah menjadi asetil koenzim A sebelum memasuki siklus krebs. Proses ini, yang merupakan persambungan antara glikolisis dengan siklus krebs diselesaikan oleh suatu kompleks multienzim yang mengkatalis tiga reaksi


c.       Siklus Kreb
Disebut juga siklus asam sitrat. Memiliki delapan langkah pengubahan dengan katalis dari enzim khusus. Pemberian nama siklus disebabkan pada tahap ke delapan terjadi regenerasi (pembentukan kembali) oksaloasetat.


d.      Transpor Elektron
Rantai transpor elektron merupakan sekumpulan molekul yang tertanam di dalam lipatan membran (kristae) di dalam setiap mitokondria.


§  Fermentasi (anaerob)
a.       Fermentasi Asam Laktat
C6H12O6 à 2 C2H5OCOOH + Energi (2 ATP)

b.      Fermentasi Alkohol
C6H12O6 à 2 C2H5OH + 2CO2 + 2 NADPH + Energi (2 ATP)

c.       Fermentasi Asam Cuka
C6H12O6 à 2 CH3COOH + H2O + Energi (116 kkal)

·         Hubungan antara Katabolisme karbohidrat, katabolisme protein, dan katabolisme lemak

§  Katabolisme karbohidrat
⁻          Pati dihidrolisis menjadi glukosa, lalu diurai dalam proses glikolisis dan siklus krebs
⁻          Glikogen (gula otot) dan polisakarida yang telah disimpan di hati dan otot dapat dihidrolisis menjadi glukosa untuk bahan respirasi
§  Katabolisme protein
Protein dicerna menjadi asam amino, asam amino dapat digunakan untuk membangun protein baru dan kelebihan asam amino dapat diubah oleh enzim menjadi senyawa intermediet pada proses glikolisis dan siklus krebs. Sedangkan gugus aminonya dibuang dalam proses deaminasi melalui urea, amonia, atau produk sisa lain.
§  Katabolisme lemak
Lemak dicerna menjadi gliserol dan asam lemak, diubah menjadi intermediet pada glikolisis. Dalam oksidasi beta mengurai asam lemak menjadi fragmen berkarbon dua yang masuk ke dalam siklus krebs sebagai asetil koenzim A



·         Anabolisme
Reaksi penyusunan senyawa kimia lebih sederhana menjadi senyawa kimia yang lebih kompleks. Reaksi anabolisme termasuk reaksi endoterm karena dalam reaksi ini memerlukan energi kalor. Anabolisme dibagi menjadi dua:
§  Fotosintesis
12 H2O + 6CO2 à C6H12O6 + 6O2
⁻          Reaksi terang
Terjadi di granula, reaksi yang terjadi:  2H2O à 2NADPH + O2
⁻          Reaksi gelap
Terjadi di stroma, reaksi yang terjadi:
CO2 + 2NADPH + O22H2O à  NADP + 1 H2 + CO + O + O2

§  Kemosintesis
Anabolisme dengan reaksi kimia.
⁻          Sintesis Lemak
 
⁻          Sintesis Protein


Protein diubah dengan bantuan protease menjadi asam amino



Disusun untuk memenuhi tugas PAPER IV
Rianti Nurindah Kuwais
17515678

Rabu, 01 Juni 2016

Jadwal Piket Organ Tubuh Manusia

Standard
Selama hidupnya manusia seringkali menjadwalkan aktifitas kesehariannya. Penjadwalan aktifitas dilakukan untuk mengatur berbagai kegiatan agar tidak bentrok sehingga manusia akan lebih produktif dan maksimal untuk menunjang kehidupannya. Hal ini tidak hanya berlaku pada aktifitas keseharian manusia saja tapi organ-organ penyusun tubuh manusia juga memiliki jadwal kerjanya atau jam piket yang pastinya jika kita menyesuaikan kegiatan kita dengan jam piket tubuh akan memaksimalkan produktifitas aktifitas kita. Jadi mari kita simak jadwal jam kerja dan istirahat organ tubuh kita:


LAMBUNG
Jam 07.00 – 09.00
Jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh.

LIMPA
Jam 09.00 – 11.00
Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak,minyak dan protein hewani.

JANTUNG
Jam 11.00 – 13.00
Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah
raga fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah .
HATI
Jam 13.00 – 15.00

Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.
PARU-PARU
Jam 15.00 – 17.00

Jam piket organ
paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru.
GINJAL
Jam 17.00 – 19.00

Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

Kidney Mascot - csp15738507

LAMBUNG
Jam 19.00 – 21.00
Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi
makan yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti makan.
LIMPA
Jam 21.00 – 23.00

Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.
JANTUNG
Jam 23.00 – 01.00

Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.
HATI
Jam 01.00 – 03.00

Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata.
Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.
PARU-PARU
Jam 03.00 – 05.00
Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk,bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.
USUS BESAR
Jam 05.00 – 07.00

Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.


Setelah mengetahui jam kerja organ anda, apa yang kira-kira akan anda lakukan memaksimalkan kinerjanya dengan menyesuaikan dengan keseharian anda atau malah membebaninya dengan kegiatan yang tidak sesuai dengan kinerja organ? Jadi tunggu apalagi mulailah untuk hidup lebih sehat dari hari ini!!! 



Disusun untuk memenuhi tugas PAPER III
Rianti Nurindah Kuwais

17515678

Pengantar Biopsikologi: Transpor Membran Sel dan Proses pada Lisosom

Standard
a.       Transpor molekul pada membran sel
Membran sel yang bersifat selektif permeabel berfungsi sebagai penjaga kestabilan pH dan konsentrasi zat terlarut pada aktivitas enzimatik, membuang sisa metabolisme, memperoleh makanan dan ion-ion penting melalui interaksi terhadap sel lain dengan dua cara:
·         Pasif: difusi, osmosis
Difusi
Difusi merupakan perpindahan zat dari larutan berkadar tinggi ke larutan berkadar rendah sampai mencapai kesetimbangan. Pergerakan larutan berkaitan dengan gerak Brown dimana partikel zat cair atau gas akan bergerak secara terus menerus dan tidak pernah dalam keadaan statis. Pergerakan ini melalui lipida bimolekul melalui cara dialisis. Berikut senyawa yang berdifusi:
⁻         Molekul non polar kecil: O2, N2
⁻         Molekul polar kecil tidak bermuatan: H2O, CO2, urea, gliserol
⁻         Bermuatan dan mempunyai struktur dipolar: benzene
Difusi fasilitasi: perpindahan molekul dengan cara berikatan dengan protein integral sebagai alat transpor dan fasilitas perpindahan. Contoh: Laktosa dengan enzim permease.
Osmosis
Osmosis merupakan perpindahan air/pelarut dari larutan berkadar rendah ke larutan berkadar tinggi melalui membran semipermeabel. Ada dua lingkungan yang mempengaruhi osmosis yaitu:
⁻         Lingkungan Hipotonis
Pada tumbuhan air yang masuk ke dalam sel menyebabkan peningkatan tekanan turgor.
Pada sel darah merah dapat menyebabkan sel mengalami lisis (meletus)
⁻         Lingkungan Hipertonis
Pada tumbuhan air yang keluar dari sel menyebabkan plasmolisis.
Pada sel darah merah dapat menyebabkan sel mengerut.


·         Aktif: endositosis, eksositosis, transpor aktif
Endositosis
Proses pemasukan zat dari luar sel ke dalam sel. Endositosis dibagi menjadi dua:
⁻         Pinositosis: Proses pemasukan zat berupa cairan ke dalam sel
⁻         Fagositosis: (fago=makan) Proses pemasukan zat padat atau sel lain ke dalam tubuh sel.
Eksositosis
Proses keluarnya zat dari dalam sel. Biasanya dibawa oleh vesikel yang berisi sisa metabolisme atau senyawa seperti neurotransmitter.
Transpor aktif
Transpor melalui membran yang melawan kecenderungan gradien konsentrasi dengan menggunakan energi ATP. Transpor aktif dibagi menjadi dua:
⁻         Transpor aktif primer
Transpor memerlukan energi dalam bentuk ATP
⁻         Transpor aktif sekunder
Transpor bergantung pada potensial membran
Kedua jenis transpor sangat erat kaitannya karena transpor aktif primer akan menciptakan potensial membran  sehingga memungkinkan terjadinya transpor aktif sekunder.
b.      Proses pada Lisosom
Lisosom berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler. Didalam lisosom terdapat 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease, nuklease, glikosidase, lipase, fosfolipase, fosfatase atau sulfatase. Semua Enzim tersebut aktif pada pH 5. Fungsi utama lisosom adalah endositosis, fagositosis, autofagi. Lisosom terdapat pada eukariotik, pada tumbuhan organel ini disebut vakuola dengan fungsi tambahan menyimpan senyawa organik yang dihasilkan makanan.


·         Fungsi Endositosis
Masuknya makromolekul dari luar sel akan dibawa oleh vesikel kecil yang disebut endosom awal. Beberapa materi ada yang digunakan lalu dilepaskan ke sitoplasma ada yang tidak digunakan akan dicerna di endosom  lanjut yang telah berfusi dengan enzim hidrolitik lisosom. Pada endosom awal besar pH 6 sedangkan pada endosom lanjut pH-nya 5. Setelah itu materi dibuang melalui proses eksositosis.


·         Fungsi Autofagi
Autofagi merupakan pembuangan (pemakanan sendiri) organel bagian dari sel itu sendiri. Awalnya RE kasar akan menyelubungi organel yang akan dibuang dan membentuk autofagosom. Setelah itu autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari badan golgi menjadi lisosom.


·         Fungsi Fagositosis
Fagositosis merupakan proses pemakanan partikel ukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri, virus ke dalam sel. Pertama membran akan membungkus mikroorganisme atau partikel menjadi fagosom. Setelah itu fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari badan golgi menjadi lisosom.




Disusun untuk memenuhi tugas PAPER II
Rianti Nurindah Kuwais
1PA14

Pengantar Biopsikologi: Struktur Sel dan Macamnya

Standard



Sel berasal dari bahasa latin cella yang artinya ruang kecil. Sel merupakan unit struktural dan unit fungsional terkecil yang menjadi satu kesatuan hereditas dalam pertumbuhan mahluk hidup. Sel ditemukan oleh Robert Hook pada tahun 1665.

  

 Struktur Sel
Sel terdiri dari beberapa  bagian yang memiliki fungsi tertentu sebagai berikut:
·         Membran sel
Melindungi bagian dalam sel, mengatur transpor zat dari luar ke dalam sel, bersifat semipermeabel yang akan menyeleksi zat-zat yang masuk ke dalam sel, interaksi seluler
·         Nukleus
Aktifitas sel, terutama sintesis protein, membran nukleus berperan dalam perpindahan materi antara inti sel dan sitoplasmanya. Anak inti merupakan tempat pematangan dan pembentukan RNA ribosomal
·         Sitoplasma
Tempat proses glikolisis, sintesa asam  lemak, nukleotida (pada prokariot) dan asam amino.
·         Mitokondria
Tempat respirasi sel yang menghasilkan banyak energi, sebagai tempat penyimpanan ion kalsium dalam sel (granul)
·         Ribosom
Tempat sintesa protein, ada yang menempel di RE (RE kasar) dan ada yang bebas
·         Retikulum endoplasma
Penghubung selaput luar inti dengan sitoplasma sehingga menjadi penghubung materi genetik antara inti sel dengan sitoplasma.
RE kasar: transpor protein yang disintesis di dalam ribosom
RE halus: biosintesis fosfolipid, glikolipid dan sterol. Sekresi hormon steroid, menyimpan  ion kalsium dalam sisterna, berperan dalam detoksifikasi hati.
·         Badan Golgi
Alat transpor materi ke luar sel, sekresi zat, pemrosesan protein dan molekul lain yang akan dibawa ke luar sel atau ke membran sel.
·         Lisosom
Pencernaan intrasel, berperan dalam perombakan/pencernaan organel sel yang telah tua (autofagi), tempat pembentukan enzim pencernaan.
·         Peroksisom
Peroksisom mengandung beberapa macam enzim oksidase dan katalase. Enzim tersebut berperan dalam pembentukandan pembongkaran hidrogen peroksida (H2O2). Peroksisom juga berperan dalam merombak asam lemak yang tersimpan dalam biji menjadi glukosa untuk proses perkecambahan.
·         Vakuola
Pada tumbuhan:
Sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, tempat penimbunan ampas metabolisme, tempat penyimpanan pigmen, tempat penyimpanan air, bertindak   sebagai lisosom waktu se masih hidup.
Pada hewan:
Vakuola kontraktil: sebagai alat ekskresi
Vakuola nonkontraktil: tempat pencernaan makana n
·         Membran Intraseluler
Membungkus organel subsel dan membentuk sistem endomembran, interaksi interseluler yaituu protein-protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi
·         Mikrofilamen
Pergerakan sel seperti terjadinya aliran sitoplasmapada sel tumbuhan (siklosis), dan berperan dalam terjadinya gerak amoboid pada protozoa
·         Filamen Intermediet
Menyokong sel dan inti sel, pada sel epitel filamen intermediet membentuk anyaman  yang berfungsi untuk menahan tekanan dari luar
·         Mikrotubul
Penyusun organel seperti silia, flagela dan sentriol (mikrotubulus stabil), pembentuk gelendong pembelahan (mikrotubulus labil), kerangka dalam menentukan bentuk sel untuk transfer molekul di dalam sel (sitoplasmik)
·         Sentriol
Bahan pembentuk silia dan flagela, sentriol akan bergabung dan berubah menjadi sentrosom saat proses pembelahan sel terjadi.

b.      Macam-macam sel

Berdasarkan adanya inti sel:

·         Prokariotik (tidak memiliki membran inti sel)
Termasuk kedalamnya organisme uniseluler golongan monera seperti arkaebacteria, sianobakteria, membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan, susunan kromosom sirkuler
·         Eukariotik (memiliki membran inti sel)
Termasuk ke dalamnya organisme multiseluler golongan protista, fungi, plantae, animalia, protozoa, membran sel tersusun atas senyawa fosfolipid, susunan kromosom linear.

Berdasarkan keadaan kromosom dan fungsinya:
·         Sel Somatis
Sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid
·         Sel Germinal

Sel kelamin  untuk reproduksi yang bersifat haploid







Disusun untuk memenuhi tugas PAPER I
Rianti Nurindah Kuwais
17515678

Selasa, 31 Mei 2016

Museum PP IPTEK

Standard
Tugas softskill semester dua kali ini sedikit berbeda dari yang sebelumnya, kami ditugaskan untuk merecap dan review kunjungan ke museum PP IPTEK TMII yang telah dilaksanakan pada 17 Mei 2016. Saya bersama 6 orang teman saya yaitu, Alfi, Tya, Raina, Riskah, Tiara, Zahrah  berangkat dari starting point kami –Universitas Gunadarma- sekitar jam setengah sembilan pagi, kami berangkat dengan mobil Suzuki Panther milik ayahnya Zahra. Perjalanan dari Gundar ke TMII memakan waktu sekitar ½-1 jam dikarenakan kondisi jalanan yang macet (walaupun lewat tol tetep macet). Sesampainya disana kami langsung berfoto di bagian depan  TMII (yang ada replika roda depan pesawat Airbus A300-B4 ) untuk bukti kunjungan sama sekalian narsis hehehe…


Setelahnya kami membeli tiket masuk seharga Rp 16.500 walau harga yang tertera di tiket Rp15.000 tapi mungkin lagi naik kali ya hahaha abaikan~~ 

Tapi kalau mau ke tempat wisata edukasi usahakan datang pagi karena kalau siang sedikit bakalan bergerombol bareng sama anak sekolah yang lagi study tour, ga kebayang itu bejubelnya kayak apa. Sebelum masuk ke dalam museum kami diminta untuk meletakkan tas kami di rak tas yang terletak di ruangan sebelah kiri dari arah datangnya pengunjung.

Setelah kami masuk ke dalam kami disuguhkan dengan pemandangan replika dinosaurus yang berada di sentral museum. Disana terdapat berbagai macam replika tokoh, mesin, alat peraga sains d.s.b. Selanjutnya kami memasuki area replika mesin-mesin mekanik berada, seperti mesin pesawat, mesin mobil, mesin motor, satelit, kecepatan putaran roda gigi (gear), dan meja bernoulli

Meja bernoulli ini sebenarnya merupakan penerapan dari prinsip hukum bernoulli. Sebenarnya apa itu prinsip hukum bernoulli? Prinsip hukum bernoulli adalah istilah dalam mekanika fluida yang menyatakan bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan fluida akan menimbulkan penurunan tekanan pada aliran tersebut. secara umum terdapat dua bentuk persamaan Bernoulli; yang pertama berlaku untuk aliran tak-termampatkan (incompressible flow) seperti air, beberapa jenis minyak, emulsi d.s.b. dan yang lain adalah untuk fluida termampatkan (compressible flow) seperti udara, gas d.s.b.. Penerapan hukum ini teraplikasi pada tabung pitot, penyemprot serangga, cerobong asap, gaya angkat pesawat pada sayapnya, terlepas dari manusia yang menerapkan prinsip ini tikus pun juga menerapkannya pada saat membuat lubang persembunyiannya. Jadi memang prinsip ini sangat terkenal dilintas mahluk hidup yaa..

Selanjutnya kami memasuki area gelap gulita dimana disini prinsip hukum yang berhubungan dengan cahaya berada. Didalamnya terdapat hukum pembiasan cahaya, terbentuknya bayangan, pembentukan sudut kritis, meja lensa d.s.b. Karena kami mulai haus kami bertujuh membeli minum teh botol sosro didalam museum harganya Rp 5.000. Lalu kami turun ke bawah dimana disini sangat kental unsur fisikanya dari getaran, gelombang, mekanika, sampai elektrostatis pun ada disini, tapi sebelum melanjutkan jalan-jalan kami istirahat ngeteh dulu hehehe…Tapi saya malas untuk duduk berlama-lama jadi saya  mengajak alfi langsung mencari teman saya satu lagi si tya yang lagi di area mekanika sebelah arena bermain anak, dan saya pun ikutan nimbrung disana sambil mencoba-coba beberapa alat peraga yang ada seperti jembatan lengkung, bola berpacu, katrol, ayo dorong, balok dan silinder d.l.l. setelah itu kami ke area sebelahnya yang berisikan alat peraga untuk prinsip hukum getaran dan gelombang seperti bucket radio, mendengar frekuensi suara, bunyi dari pipa, mobil musik, voice box, gelombang tekan d.l.l. Di belakang area ini terdapat replika alat simulasi tsunami yang berupa akuarium persegi panjang berisi cairan yang dapat diberi gaya tekan (sebagai presentasi dari patahan lempeng) sehingga menimbulkan gelombang pasang yang dapat mencapai daratan. Lalu ada ruangan simulasi gempa tapi kami belum mencobanya karena belum memasuki jam bukanya. Lalu disebelahnya terdapat area berisikan hal-hal berbau pembangunan gitu dan disebelahnya lagi area kelistrikan.

Kemudian kami naik lagi ke atas menuju ke pintu awal kami masuk dan kami melewati area yang menawarkan untuk menaiki sepeda diatas kabel, awalnya teman-teman saya menyuruh saya untuk mencobanya nanti dibayarin raina gitu.. tapi karena saya takut ketinggian saya gamau jadilah riskah sebagai model percobaan hahaha… setelah itu kami ke tempat tadi kami masuk untuk keluar dari museum tapi ternyata disana hanya pintu masuk pintu keluarnya beda tempat, akhirnya kami pun mencari pintu keluar dan ternyata.. diluar hujan ringan dan karena Alfi haus jadi saya dan Alfi beli minum dulu sementara yang lain saya dan Alfi suruh jalan duluan karna hujan tapi mereka malah selfie ckckck.. Sambil berteduh kami mengobrol dan ngemil sejenak didepan pintu masuk museum, tak lama kemudia datanglah bis keliling TMII di depan kami akhirnya kami langsung taken bapaknya *ciee kann* tapi kata bapaknya kami disuruh untuk nunggu sebentar karena masih penuh, akhirnya setelah menunggu bapaknya kembali lagi ke depan museum dan kami pun dapat menaikinyakarna sudah agak kosong.



Kami turun di depan teater 4 dimensi TMII, mencoba untuk merasakan seperti apa rasanya nonton teater 4 dimensi di TMII, harga tiketnya Rp 20.000 tapi disana sepi banget, dan yang menonton hanya kami bertujuh jadi berasa yang punya bioskop hehe. Kesannya nonton 4D di TMII agak mengecewakan karena ga seseru yang kita harapkan, beberapa kursi tidak memiliki efek getar ditambah lagi sepertinya kita salah pilih film tapi yasudahlahh gapapa sekali-kali nyobain. Setelah itu kami makan di CFC dekat kolam miniature kepulauan Indonesia dan menaiki bis keliling lagi ke gerbang pintu keluar arah kampung rambutan serta memesan grabcar untuk pulang.